Bismillah
Doa merupakan senjata paling paripurna bagi umat islam, ia mampu menembus kedalaman bumi dan ke atas langit. Sudah seharusnya umat muslim tak pernah meninggalkan doa, baik itu saat kita akan terlelap tidur maupun di saat kita mengawali hari, semua diiringi dengan doa. Kali ini saya akan membagikan mengenai doa dan dzikir ketika bangun tidur Berdasarkan Al-Qur'an dan As-sunah, jadi sahabat tak perlu ragu untuk mengamalkannya.
Berikut merupakan do'a bangun tidur:
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
1= “Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur” [artinya: Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan]. (HR. Bukhari no. 6325)
Adapun dzikir yang sangat baik dibaca ketika kita bangun tidur yaitu sebagai berikut:
2= "Tiada Ilah yang haq selain Allah, Yang Maha
Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia-lah yang Maha
Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah , segala puji bagi Allah , tiada
Ilah yang Haq selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali
dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Ya Allah, Ampunilah
dosaku.” [11]
Barangsiapa membaca dzikir tersebut, maka dia akan
diampuni dosanya. Apabila ia berdoa akan dikabulkan, dan apabila ia berwudhu
dan melalukan sholat maka sholatnya akan diterima. (HR.Imam Al-Bukhari dalam
Fath Al-Bari 3/39, dan lafazh hadits tersebut menurut Ibnu Majah 2/335)
3- ((اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
الَّذِيْ عَافَانِيْ فِيْ جَسَدِيْ، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ، وَأَذِنَ لِيْ
بِذِكْرِهِ)).
Artinya:3= “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan mengembalikan
ruhku kepadaku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepadaNya.” [12]
إِنَّ
فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ
لِّأُولِى الْأَلْبَابِ ۙ١٩٠
اَلَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ
قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ
السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ
فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ١٩١
رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ
النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهٗۗ وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ أَنْصَارٍ ١٩٢
رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا
مُنَادِيًا يُّنَادِيْ لِلْإِيْمَانِ أَنْ اٰمِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَاٰمَنَّاۖ
رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّاٰتِنَا وَتَوَفَّنَا
مَعَ الْأَبْرَارِ ۚ١٩٣
رَبَّنَا وَاٰتِنَا مَا وَعَدْتَّنَا عَلٰى
رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ
١٩٤
فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ
أَنِّيْ لَا أُضِيْعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِّنْكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثٰىۚ
بَعْضُكُمْ مِّنْ بَعْضٍۚ فَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَأُخْرِجُوْا مِنْ دِيَارِهِمْ
وَأُوْذُوْا فِيْ سَبِيْلِيْ وَقٰتَلُوْا وَقُتِلُوْا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ
وَلَأُدْخِلَنَّهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُۚ ثَوَابًا مِّنْ
عِنْدِ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الثَّوَابِ ١٩٥
لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ
الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِى الْبِلَادِ ۗ١٩٦
مَتَاعٌ قَلِيْلٌۗ ثُمَّ مَأْوٰهُمْ جَهَنَّمُۗ
وَبِئْسَ الْمِهَادُ ١٩٧
لٰكِنِ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا
رَبَّهُمْ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا
نُزُلًا مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِۗ وَمَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّلْأَبْرَارِ ١٩٨
وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ لَمَنْ
يُّؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِمْ
خٰشِعِيْنَ لِلّٰهِۙ لَا يَشْتَرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ ثَمَنًا قَلِيْلًاۗ
أُولٰئِكَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ إِنَّ اللّٰهَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ
١٩٩
يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا
اصْبِرُوْا وَصَابِرُوْا وَرَابِطُوْاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ
تُفْلِحُوْنَ ؑ٢٠٠
Artinya:
4= "Sesungguhnya dalam
penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda
(kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (Ali 'Imran [3]: 190)
"(yaitu) orang-orang
yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya
Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Maha Suci Engkau,
lindungilah kami dari azab neraka. (Ali 'Imran [3]: 191)
"Ya Tuhan kami,
sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam neraka, Engkau telah
menghinakannya, dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang yang zalim. (Ali 'Imran [3]: 192)
"Ya Tuhan kami,
sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, (yaitu),
"Berimanlah kamu kepada Tuhanmu," maka kami pun beriman. Ya Tuhan
kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuslah kesalahan-kesalahan kami, dan
matikanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. (Ali 'Imran [3]: 193)
"Ya Tuhan kami,
berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu.
Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sungguh, Engkau tidak
pernah mengingkari janji."
(Ali 'Imran [3]: 194)
(Ali 'Imran [3]: 194)
"Maka Tuhan mereka
memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak
menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun
perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain.-*
Maka orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti
pada jalan-Ku, yang berperang dan yang terbunuh, pasti akan Aku hapus kesalahan
mereka dan pasti Aku masukkan mereka ke dalam surga-surga yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai, sebagai pahala dari Allah. Dan di sisi Allah ada pahala
yang baik."(Ali 'Imran [3]: 195)
"Jangan sekali-kali kamu
terperdaya oleh kegiatan orang-orang kafir (yang bergerak) di seluruh negeri.(Ali 'Imran [3]: 196)
"Itu hanyalah
kesenangan sementara, kemudian tempat kembali mereka ialah neraka Jahanam.
(Jahanam) itu seburuk-buruk tempat tinggal" (Ali 'Imran [3]: 197)
"Tetapi orang-orang
yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka akan mendapatkan surga-surga yang
mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya sebagai karunia
dari Allah. Dan apa yang di sisi Allah lebih baik bagi orang-orang yang
berbakti. (Ali 'Imran [3]: 198)
"Dan sesungguhnya di
antara Ahli Kitab ada yang beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan
kepada kamu, dan yang diturunkan kepada mereka, karena mereka berendah hati
kepada Allah, dan mereka tidak memperjualbelikan ayat-ayat Allah dengan harga
murah. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sungguh, Allah sangat cepat
perhitungan-Nya.(Ali 'Imran [3]: 199)
"Wahai orang-orang
yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah
bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu
beruntung.(Ali 'Imran [3]: 200)
[11] HR.Imam Al-Bukhari dalam
Fath Al-Bari 3/39, dan lafazh hadits tersebut menurut Ibnu Majah 2/335
[12] HR.At-Tirmidzi 5/473 dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/144



0 Komentar untuk "Doa dan Dzikir Ketika Bangun Tidur Serta Keutamaannya"