Adakah kau dapati agama yang benar dan yang sempurna selain Islam? Adakah?.
Masihkah kau ragu bahwa Al-Quran dari Allah?
Al-Quran murni dari Allah dan bukanlah karangan dari manusia.
Kembalilah kepada Islam maka kau akan temukan kesempurnaan ajarannya.
Bahkan seluruh rahasia alam semesta, langit dan bumi semuanya telah dijelaskan
di dalam Al-Quran, bahkan rahasia terbesar di dalam diri manusia, yaitu tentang
penciptaanmu. Tidak mungkin jika Al-Quran diciptakan manusia, sedangkan
pengetahuan manusia amatlah terbatas, jelas! Yang menciptakan Al-Quran Adalah
Allah yang Maha mengetahui. Jika kau masih percaya agama lain selain islam, cobalah buka fikiranmu untuk mempelajari Ilmu pengetahuan
agar kau dapat melihat siapa sesungguhnya Penciptamu.
Adakah kau temukan fakta
tentang alam semesta di dalam kitabmu, adakah fakta tentang kejadian demi
kejadian dalam dirimu di dalam kitabmu, adakah yang dapat mengatur hubungan
paling harmonis manusia dengan penciptanya dan manusia dengan manusia di dalam
kitabmu. Jika kau tidak dapati kesemua itu di dalam kitabmu, sudah seharusnya
kau kembali kepada Al-Quran dan memeluk Islam. Demi Allah kau akan temukan
kesempurnaan dan keindahan di dalam ajarannya.
Dan salah satu rahasia yang telah di jelaskan di dalam Al-Quran adalah
tentang penciptaan manusia. Dan baru abad ini hal itu terungkap. Berikut
ulasannya:
DR. Keith L. Moore MSc, PhD, fiac, fsrm Adalah Presiden AACA (American
Association of Clinical Anatomi) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi
terkenal karen aliteraturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan embriologi
dengan puluhan gelar kehormatan dalam bidang sains.
Pada suatu waktu, da sekelompok mahasiswa yang mengajukan referensi Al-Quran
tentang penciptaan manusia kepada sang Profesor, lalu sang profesor melihatnya
dan berkata:
“Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 masehi, karena apa yang
terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh
ilmu pengetahuan modern, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti
ini,” kata sang profesor.
Ayat yang dimaksud adalah”
“ Kemudian Kami menjadikan air mani (yang di simpan) dalam tempat yang
kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang
melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan
segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami
bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikan makhluk yang (berbentuk) lain.
Maha suci Allah pencipta yang baik (QS. Al Mu’minuun: 13-14)
Jika dicermati lebih dalam, sebenarnya Alaqoh” dalam pengertian embriologis
yang biasa di terjemahkan dengan segumpal darah” juga bermakna “penghisap
darah”, yaitu lintah.
Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika embrio berada pada
tahap itu, yaitu 7-24 hari , selain seumpama lintah yang melekat dan
menggelantung di kulit.
Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding uterus, karena memang
demikianlah yang sesungguhnya terjadi, embrio itu makan melalui aliran darah.
Itu persis seperti lingtah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber
makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.
Ajaibnya, embrio janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop
bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad
sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin. Padahal
pada masa itu belum ditemukan mikroskkop, jadi tidak mungkin bahwa Al-Quran
adalah karangan Muhammad.
Ayat tersebutlah yang membuat Sang Profesor akhirnya memeluk agama Islam.



0 Komentar untuk "Fakta Penciptaan Manusia Yang Telah Dijelaskan Dalam Al-Quran Membuat DR. Keith L. Moore MSc, PhD Akhirnya Memeluk Islam"