Bacaan Sebelum Tidur
Mempertemukan dua tapak tangan. Lalu
ditiup dan dibacakan Qul huwal-lahu ahad, Qul a’uudzu birabbil falaqi
dan Qul a’uudzu birabbin naas. Ke-mudian dengan dua tapak tangan
mengusap tubuh yang dapat dijangkau dengannya. Dimulai dari kepala,
wajah dan tubuh bagian depan tiga kali.[117]
101. Rasul telah beriman kepada
Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula
orang-orang yang beriman. Semuanya beriman ke-pada Allah,
malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka
mengatakan):”Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun (dengan yang
lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan:”Kami dengar dan kami
ta’at”. (Mereka berdoa):”Ampunilah kami ya Rabb kami dan kepada
Eng-kaulah tempat kembali”. Allah tidak membebani seseorang melainkan
sesu-ai dengan kesanggupannya. Ia menda-pat pahala (dari kebajikan) yang
diusa-hakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa):”Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami
lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, jangan-lah Engkau bebankan kepada
kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang
yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami
apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami;
dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami
terhadap kaum yang kafir”.
بِاسْمِكَ رَبِّيْ وَضَعْتُ
جَنْبِيْ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، فَإِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا،
وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ
الصَّالِحِيْنَ.
“Dengan nama Engkau, wahai Tuhanku,
aku meletakkan lambungku. Dan dengan namaMu pula aku bangun
daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat
pa-danya. Tapi, apabila Engkau melepas-kannya, maka peliharalah,
sebagaima-na Engkau memelihara hamba-ham-baMu yang shalih.”
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ خَلَقْتَ
نَفْسِيْ وَأَنْتَ تَوَفَّاهَا، لَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا، إِنْ
أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا، وَإِنْ أَمَتَّهَا فَاغْفِرْ لَهَا.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ.
“Ya Allah! Sesungguhnya Engkau
menciptakan diriku, dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan
hidupnya hanya milikMu. Apabila Engkau meng-hidupkannya, maka
peliharalah. Apabila Engkau mematikannya, maka ampuni-lah. Ya Allah!
Sesungguhnya aku me-mohon kepadaMu keselamatan.”
اَللَّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ. (3×)
“Ya Allah! Jauhkanlah aku dari siksaanMu pada hari Engkau mem-bangkitkan hamba-hambaMu.” (Dibaca tiga kali).
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوْتُ وَأَحْيَا.
“Dengan namaMu, ya Allah! Aku mati dan hidup.”
سُبْحَانَ اللهِ (33×) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ (33×) وَاللهُ أَكْبَرُ (33×).
“Maha Suci Allah (33 x), Segala puji bagi Allah (33 x), Allah Maha Besar (33 x).”
اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ
السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ،
فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ
وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ
بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ،
وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ
فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اقْضِ
عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ.
“Ya Allah, Tuhan yang menguasai
langit yang tujuh, Tuhan yang mengua-sai arasy yang agung, Tuhan kami
dan Tuhan segala sesuatu. Tuhan yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan
biji buah, Tuhan yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan
(Al-Qur’an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang
Engkau meme-gang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkau-lah yang pertama,
sebelumMu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak
ada sesuatu. Engkau-lah yang Zhahir, tidak ada sesuatu di atasMu,
Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang menghalangiMu, lunasilah
utang kami dan berilah kami kekayaan hingga terlepas dari kefa-kiran.”
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا، فَكَمْ مِمَّنْ لاَ كَافِيَ لَهُ وَلاَ مُؤْوِيَ.
“Segala puji bagi Allah yang
memberi makan kami, memberi minum kami, mencukupi kami, dan memberi
tempat berteduh. Berapa banyak orang yang tidak mendapatkan siapa yang
memberi kecukupan dan tempat ber-teduh.”
اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ
وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ
وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ
مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ
أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرُّهُ إِلَى مُسْلِمٍ.
''Ya Allah, Tuhan yang mengetahui
yang ghaib dan yang nyata, Tuhan pencipta langit dan bumi, Tuhan yang
menguasai segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tiada
Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari
kejahatan diriku, kejahatan setan dan balatentaranya, atau aku berbuat
keje-lekan pada diriku atau aku mendorong-nya kepada seorang Muslim.”
Membaca Alif lam mim tanzil As-Sajdah dan Tabaarakal ladzii biyadihil mulku.
اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ
إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ،
وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ
مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ
الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ.
“Ya Allah, aku menyerahkan diri-ku
kepadaMu, aku menyerahkan urus-anku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku
kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang
(mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan
kesa-lahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari
(ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau
turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.” Apabila Engkau
meninggal dunia (di waktu tidur), maka kamu akan me-ninggal dunia
dengan memegang fitrah (agama Islam).


0 Komentar untuk "Bacaan Sebelum Tidur"